Mba eka pulang


Dua hari ini, diriku tak hentinya menangis. Kau tahu mengapa? Seorang teman telah dipanggil tuhan. Eka namanya. Biasa ku panggil dengan sebutan mbak.  Aku mengenalnya tiga tahun belakangan Ketika kami sama2 nyantri di rumah tahfiz. Ia seorang yang baik hati, tak sungkan membantu, walau pun tak jarang moody. Aku suka dengan mba eka. Karena itu… Read More Mba eka pulang

Ngobrol nikah 


Pagi tadi aku menerima telpon dari kakak perempuanku yang kini menetap di kota palembang. Cukup kaget, karena biasanya kami berkomunikasi hanya sebatas chat. Sontak saja aku langsung mengira jika ada hal yang penting yang butuh disampaikan sampai2 ia menghubungiku sepagi ini. Benar ternyata, ia bertanya tentang legalisir ijazahnya. “got (ega-namaku), legalisir udh dikirim belum?”, -“sudah… Read More Ngobrol nikah 

Dunia Anak


Sudah dua hari aku ditugaskan mendampingi anak-ank TPA, menggantikan ustazah yang kebetulan berhalangan hadir. Aku suka memperhatikan bagaimana anak-anak berinteraksi. Lucu sekali. Ada yang pemalu, lalu oleh temannya dibuat mati kutu karena dikerjai. Ada juga yang hobinya bercerita. Aku jadi kualahan meladeninya. Apalagi hal itu ia lakukan ketuka aku tengah sibuk menyimak bacaan temannya. Ada… Read More Dunia Anak

Ayah, maafkan aku


Sudah setahun berlalu. Skripsiku belum juga rampung. Sedih sih, terutama jika ayah mulai sibuk bertanya perkara kapan lulus. Aku jadi bertambah duka, apalagi aku tahu betul perasaan ayah. Tak tega untukku membayangkannya. Aku tahu beliau sangat berharap pada masa depanku. Bisa dibilang jika dulu aku adalah anak kebanggaannya. Selalu berprestasi, hingga berkali2 lulus tawaran untuk… Read More Ayah, maafkan aku